Ketua Fraksi Nasdem ‘Ngamuk Banting Meja’ Pasca Rapat Paripurna AKD

Frederik Tangkau sesaat merobohkan meja di ruang Paripurna DPRD Manado

MANADO – Pemandangan menarik terjadi pasca palu Ketua DPRD Manado, Aaltke Dondokambey selaku pemimpin rapat diketuk pertanda rapat paripurna penetapan alat kelengkapan dewan (AKD) telah berakhir.

Ketua Fraksi Nasdem, Frederik Tangkau menjadi pusat perhatian seluruh peserta paripurna lantaran aksinya yang membanting meja pasca dirinya tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya.

Dalam kesempatannya berbicara, Frederik Tangkau mengungkan bahwa fraksi Nasdem sudah tidak lagi dianggap dalam lembaga DPRD Manado.

“Kami dalam rapat tidak dihargai. Hak kami sebagai anggota dewan untuk berbicara tidak diberikan kesempatan dan dibatasi,” katanya.

Tangkau menyebutkan, dalam kesempatan memberikan interupsi, pimpinan rapat dinilai pilih kasih dan hanya memberikan kesempatan kepada anggota DPRD tertentu.

“Tadi beberapa anggota dewan ketika berbicara diberikan izin, tapi disaat saya berbicara, banyak dipotong oleh anggota dewan lain tapi dibiarkan oleh pimpinan dewan,” katanya.

Ia mengungkapkan, kepemimpinan saat ini terlihat otoriter terhadap fraksi Nasdem tapi untuk fraksi lain selalu diberikan kesempatan untuk bergerilia.

“Jujur kami fraksi Nasdem sangat kecewa dengan kepemimpinan. Baru diawali dengan AKD kami sudah tidak dihargai, bagaimana kedepan. Kami ini mewakili masyarakat di dapil masing-masing yang punya hak bicara,” kata Tangkau.

“Walaupun rapat ditutup kami tidak diberikan kesempatan. Ini sudah tidak ada keseimbangan dan ini sudah terjadi gesekan antar anggota dewan,” katanya lagi.

Ia pun berharap, insiden kecil yang terjadi ini menjadi pelajaran kedepan untuk saling menghargai setiap kebijakan politik yang terjadi di lembaga DPRD.

“Minta maaf tadi ada insiden kecil yang terjadi, karena ini bentuk kekecewaan kami yang sudah tidak dihargai lagi,” pungkas Tangkau. (Auddy Manoppo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*